manajemen proyek

Dalam era globalisasi Kompetisi yang ketat dalam industri telah memaksa para pelaku dalam industri itu untuk menemukan cara-cara baru dalam menjalankan bisnisnya. Suatu metode pendekatan yang fleksibel dan tanggap untuk menghadapi permintaan pelanggan yang selalu berubah-ubah adalah penting. Dengan kata lain, untuk menguasai bisnis dalam waktu yang akan datang seorang pelaku bisnis harus mampu menghasilkan suatu produk dengan lebih cepat, lebih murah dan dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan produk dari pesaingnya.

Proyek disini dipakai sebagai salah satu ’strategic tool’ untuk mendukung pencapaian sasaran dan mengalahkan para pesaing bisnisnya. Metode manajemen proyek memungkinkan kita untuk lebih berfokus pada prioritas, mengawasi ‘performance’ mengatasi masalah dan melakukan penyesuaian terhadap perubahan. Demikian pula metode ini memberikan kepada kita lebih banyak kontrol dan menyediakan berbagai ‘tools and techniques’ yang telah teruji untuk membantu seorang manager proyek dalam memimpin tim-tim proyek guna mencapai sasarannya sesuai waktu dan anggaran yang telah ditentukan.

desain grafis

Desainer, sebuah kata yang memiliki arti yang sering dikaitkan dengan hal seni. Hanya saja, desainer juga sering dianggap bukan individu semerdeka seniman. Mengapa demikian, karena desainer lebih lekat dengan kegiatan bisnis, terkesan ada aroma kompromi dan tampak korperatif, sedangkan seniman sering digambarkan sebagai wujud dari konsistensi dan idealisme.

Oleh karena itu hanya ada profesi desainer interior, desainer grafis, desainer produk dan sebagainya dibidang lapangan pekerjaan, bukan seniman interior, seniman grafis, seniman produk dan sebagainya. Kenapa? Karena selain kata seniman terkesan sakral, seniman pun hanya tunduk pada hatinya sendiri. Sementara didunia profesi, seorang desainer pastinya harus mencari titik temu antara keinginan pribadi dengan keinginan pihak lain sepeti, atasan, perusahaan hingga klien.  “by-grafistv.com”

Tinggalkan Balasan